Selasa, 19 Mei 2015

Aplikasi Komputer di Bidang Peternakan



APLIKASI KOMPUTER

OLEH :

Nama              :           Andre Rivai Lubis
NIM                :           1405104010026
Fakultas         :           Pertanian
Jurusan          :           Peternakan



FAKULTAS PERTANIAN JURUSAN PETERNAKAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BANDA ACEH – DARUSSALAM
2015

KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
            Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah dengan judul “Aplikasi Komputer”  ini dengan baik. Makalah ini kami susun berdasarkan wawasan yang kami peroleh dari literatur-literatur yang kami baca untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Pengantar Aplikasi Komputer.Dan semoga untuk ke depannya, makalah yang kami buat ini dapat menambah wawasan dan memberikan banyak manfaat bagi para pembacanya.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bimbingan, dan bantuannya demi terselesaikannya makalah ini.
            Kami menyadari atas keterbatasan kemampuan kami dalam menyelesaikan makalah ini, maka kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyusunan makalah ini.Karenanya, kami selaku penyusun makalah sangat menharapkan kritik dan saran yang membangun.
Wasssalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Banda Aceh, 29 April 2015


Penyusun







BAB I. PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang

Perkembangan komputer sampai saat ini sangat pesat, sebelum mengenal komputer seperti saat ini, 5000 tahun yang lalu di Asia kecil orang menemukan alat yang disebut Abacus dan dianggap sebagai awal mula komputer. Pada tahun 1642, Blaise Pascal menemukan kalkulator roda nomerik untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.Tetapi alat ini memiliki kelemahan, yaitu hanya sebatas melakukan penjumlahan. Komputer sendiri di artikan Hamacher sebagai mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima input digital kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan dimemorinya dan menghasilkan output berupa informasi. Menurut Nasotion(2001), komputer dibagi menjadi beberapa generasi. Yaitu generasi pertama (1953-1958), generasi kedua(1958-1966), generasi ketiga (1966-74), generasi keempat (1974-1982), dan generasi kelima (1982-sekarang). Dengan perkembangannya yang semakin canggih, maka sampai saat ini banyak dirasakan manfaatnya dalam berbagai bidang kehidupan.
Salah satu manfaat komputer adalah dalam dunia peternakan yang sangat membantu terutama dalam proses pemasaran atau penjualan produk peternakan atau ternak itu sendiri, pembelian supplies, dan model data produktivitas peternakan.

B.     Rumusan Masalah

Berdasar dari latar belakang di atas maka penulis mengangkat rumusan masalah sebagai berikut.
  1. Bagaimana peran komputer dalam dunia peternakan?
  2. Bagaiman peran internet dalam pemasaran produk peternakan?

C.    Tujuan Penulisan

1.    Untuk mengetahui peran komputer dalam dunia peternakan
2.    Untuk mengetahui peran komputer dalam pemasaran produk peternakan



BAB II. PEMBAHASAN

 

A.    Peran Komputer Dalam Bidang Peternakan


Keberadaan konsumen selalu penting bagi produsen, untuk memahami konsumen dan bagaimana cara terbaik untuk pasar mereka dengan kemajuan teknologi yang signifikan selama dua dekade, kini pemasar dihadapkan dengan lebih banyak alternatif dan memahami bagaimana menyusun kebijakan promosi, namun apa yang diharapkan ternyata lebih sulit. Industri peternakan, Di Amerika Serikat ada sekitar 2,1 juta peternakan dengan nilai produksi melebihi $217 miliar dan biaya produksi melebihi $190 miliar. Peternakan memiliki peran yang lebih menonjol. Meskipun sering disebut sebagai peternak, maka produsen peternakan adalah penjual dan sekaligus pembeli, dan penting untuk setiap bisnis yaitu tentang target pasar yang besar untuk memahami bagaimana keputusan pembelian yang dibuat dan apa yang diharapkan dari adanya komunikasi pemasaran. Peternakan merupakan salah satu budaya industri tertua dan selalu berhadapan dengan banyak perubahan.

Perhatian utama bagi produsen peternakan selama sepuluh tahun terakhir di Amerika Serikat telah mengalami penurunan besar terkait harga komoditas karena pengaruh global dan adanya Reformasi Undang-Undang Federal (FAIR), yang pada tahun 1996. FAIR dimaksudkan sebagai kontrol produksi dengan membatasi jenis dan jumlah produk yang dihasilkan. Idenya adalah jika produksi peternakan melimpah akan menurunkan harga, dan pelanggan akan membeli, sehingga pada gilirannya akan meningkatkan permintaan. Dalam kenyataannya, produk peternakan seperti makanan seringkali terjadi penurunan harga, namun tetap tidak merangsang permintaan. Sementara itu untuk produk peternakan, biaya operasional terus meningkat.

Keadaan ini membawa efek kombinasi, bahkan jumlah produsen peternakan di Amerika Serikat menurun dari 6,8 juta (1935) menjadi 2,1 juta (2004). Industri peternakan sebagai produsen telah dipaksa untuk menyerap lebih banyak tagihan yang belum dibayarkan dengan profitabilitas memburuk. Penurunan profit margin dan meningkatnya jumlah kegagalan ternak dan menyebabkan pesimisme.

Kini strategi efisiensi lebih menjanjikan yaitu peningkatan manfaat teknologi, seiring dengan lebih canggihnya peralatan peternakan, adopsi teknologi peramalan cuaca, global positioning system (GPS), citra satelit dan bioteknologi. Yang menarik dalam kajian ini adalah penggunaan internet dan peranan dalam pemasaran pada industri pertanian.

Ada banyak e-commerce situs web yang khusus dirancang untuk industri peternakan dan banyak lagi sedang dikembangkan pada setiap harinya. Beberapa situs yang lebih popular yang Banyak digunakan  perusahaan besar melakukan investasi besar di ventura internet. Namun, apa manfaat yang diperoleh sehingga mereka sibuk membawa budaya peternakan ke dalam internet? Apa peran yang dapat dimainkan di dalam industri peternakan?

PERANAN INTERNET BAGI BUDAYA INDUSTRI PETERNAKAN

Sumber Informasi

Pertama, Internet adalah sumber informasi praktis yang formal dan informal. Informasi dapat diakses setiap saat setiap hari. Sejumlah situs peternakan, seperti DirectAg.com menyediakan prakiraan cuaca, harga ternak, jasa keuangan dan industri, serta berita umum lainnya. Internet juga berfungsi sebagai sumber informasi informal, membawa produser yang memiliki memiliki minat sama meskipun terpisah secara geografis. Melalui ruang chatting dan email, produsen peternakan dapat membicarakan produktivitas kontrol penyakit atau masalah lainnya dengan para ahli di lapangan. Internet memungkinkan untuk interaksi sosial di antara produsen yang relatif terpencil dari satu sama lain.

Model Data Produktivitas

Sementara internet sebagai sumber informasi umum, situs web yang lebih bersifat interaktif dan memungkinkan produsen untuk input dan menyimpan informasi lapangan. Informasi ini dapat dikombinasikan dengan cuaca dan pasar dalam memanfaatkan data secara canggih untuk menentukan model seperti control penyakit atau strategi manajemen. VantagePoint dan mPower3, adalah dua dari situs web yang dirancang untuk membantu produsen meningkatkan produktivitas ternak.

Pembelian Supplies

Internet adalah sumber yang berharga untuk membeli perlengkapan. Misalnya simpanan hingga 30% dapat dicapai oleh pemotongan harga dari supplier dan distributor untuk produk-produk seperti bibit, pakan, dan perlindungan ternak bahan kimia. Produsen kecil dan independen yang tidak cukup memenuhi syarat volume ke dealer, secara bersama potongan harga pada masing-masing dapat digabungkan untuk membeli kebutuhan dengan produsen lainnya sehingga mendapatkan harga yang lebih baik.


Penjualan Produk

Peternak tradisional dalam menjual produk ke pasar, kadang-kadang harus menempuh perjalanan hingga ratusan kilometer dalam upaya untuk mendapatkan harga yang lebih baik. Ini sangat mahal dan memakan waktu. Sebaliknya, Internet membuka pasar global sampai ke konsumen, bahkan di daerah terpencil. Produsen memiliki akses harga produk yang lebih baik dan konsumen mendapat harga terjangkau. Selain itu dapat menjaga sapi, kambing, ayam, babi dan ternak lainnya dari infeksi hingga ke tempat pelelangan.

BAB III. PENUTUP


A.    Simpulan

Aplikasi komputer dalam bidang peternakan memungkinkan berlangsungnya pemasaran produk peternakan yang lebih mudah. Pemakai komputer atau user dapat melakukan interaksi langsung dengan sumber informasi. Perkembangan teknologi komputer jaringan (computer network/Internert) saat ini telah memungkinkan pemakainya melakukan interaksi dalam memperoleh pengetahuan dan informasi yang diinginkan. Berbagai bentuk interaksi pemasaran dapat berlangsung dengan tersedianya medium komputer.
Karena kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, kegunaan komputer pun berkembang ke seluruh aspek kehidupan. Tak sebatas bidang elektronik, komputer pun sekarang sangat dibutuhkan pada bidang-bidang lainnya.

B.     Saran

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat kekurangan, maka dari itu penulisan mengharapakan krtikan dan saran yang membangun demi kesempurnaan penyusunan makalah selanjutnya.Manfaatkan teknologi demi kepentingan bersama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar