Selasa, 12 Mei 2015

Syukuri Aja Deh...

Kepada adik-adik yang udah dinyatakan lulus SNMPTN selamat ya sekarang udah keterima di universitas negeri tanpa harus ikut ujian lagi dan selamat juga atas status kalian yang baru sebagai mahasiswa. Bagi yang belum lulus jangan patah semangat ya karena jalur masuk masih banyak contohnya ikut ujian SBMPTN dan masih banyak lagi jalur masuk lain yang gak mungkin di sebuti satu-satu di blog ini. Oh iya ane yakin pasti diantara kalian yang udah di kasih kesempatan lulus dari jalur SNMPTN masih ada aja yang kurang puas atau bener-bener nggak puas dengan jurusan yang udah didapat sekarang. Kepengen ikutan jalur lain supaya dapat jurusan yang lebih disukai. Udah ngaku aja pasti adakan yang begitu. Soalnya ane dulu juga sempat merasakannya. Gini aja lah nggak usah muter-muter "kuliah mau jurusan apa aja tetap samakan, tujuannya satu yang penting bisa sukses. Percaya Allah pasti kasi yang terbaik untuk kamu. Cintai jurusanmu apa adanya". Itu adalah perkataan mamak ane yang sampai sekarang ane ingat dan tanamkan dalam hati. Perkataan yang simple namun kenak kali. Dan ini ada sedikit kisah nyata yang mungkin bisa memberikan pencerahan untuk kita. Ane punya kenalan yang nggak puas dengan jurusannya. Pada semester 3 dia memilih untuk ikut ujian SBMPTN lagi dan dia pun lulus. Akhirnya dia pindah jurusan. Namun baru satu semester dia menjalaninya akhirnya dia menyesal, dia menyerah dengan alasan tidak sanggup menjalaninya. Dia datang lagi ke jurusan lamanya, dia memohon agar diberi kesempatan untuk bisa kembali kuliah pada jurusan lamanya. Tapi apa yang terjadi, pihak jurusan tidak mengizinkan karena namanya sudah terlanjur di coret dari daftar mahasiswa. Dari kisah di atas kita bisa ambil pelajaran bahwa terkadang kita membuang emas demi tembaga. Allah sudah memberikan emas kepada kita namun kita tidak puas dengan emas itu dan akhirnya membuangnya untuk satu hal yang kita anggap lebih bagus. Namun apa yang kita dapatkan, tembaga adalah balasan dari rasa ketidak puasan kita. Tidak ada maksud tertentu yang tersirat dalam tulisan ini. Jangan dimasuki hati. Anggap aja angin lalu. Assalamualaikum...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar